Senin, 11 Maret 2019

Cara Memasang Piston yang Benar Biar Gak Salah Arah

Piston adalah tahap paling penting dari motor yang berkegunaaan meperbuat langkah kompresi serta pembakaran di dalam ruang bakar. Piston memiliki 3 buah ring yakni ring kompresi 1, ring kompresi 2 serta yang terbaru ring oli. Ring kompresi berkegunaaan mencegah kebocoran kompresi hasil pencampuran bahan bakar dengan udara jadi terjadi pembakaran.

Cara Memasang Piston yang Benar Biar Gak Salah Arah

Sedangkan ring oli berkegunaaan mencegah oli masuk ke dalam ruang bakar, apabila oli masuk ke ruang bakar maka pembakaran menjadi tidak sempurna motor bakal berasap, tetapi untuk motor 2 tidak tidak menggunakan ring oli.

Dalam pemasangan ring piston ini ketiganya tidak boleh salah, wajib memperhatikan tutorial pemasangan biat tidak terjadi kebocoran kompresi serta kebocoran oli, begitu juga tata letak ring piston 1 serta ring piston 2 tidak boleh terbalik.

Berikut berbagai aturan yang wajib di perhatikan dalam pemasangan ring piston
1. Pahami tipe tanda yang ada
Butuh kamu ketahui tanda yang ada pada ring kompresi biasanya ada tulisan N/T yang posisinya menghadap ke atas serta berkegunaaan sebagai ring kompresi satu.

Apabila ring kompresi berwarna agak gelap alias kehitaman ini adalah ring kompresi ke 2. Apabila kami cermati ke duanya tahap aspek ring kompresi sangat jelas perbedaanya. Ada perbedaan jelas antara ring kompresi 1 serta ring kompresi 2.

Ring kompresi 1 memiliki permukaan yang rata sedangkan ring kompresi 2 memiliki permukaan yang agak menyudut berkegunaaan menjaga kerapatan serta sisa lapisan minyak alias oli pada permukaan dinding silinder.

Untuk ring oli mempuyai bentuk yang agak bergelombang dibagian tengah yang berkegunaaan sebagai jalur oli, ring oli terletak dibagian bawah sendiri. Berikut ini diagram pemasangannya.

Pemasangan piston ke dalam blok silinder wajib kami perhatikan tanda yang ada di permukaan piston. Pabrikan pembuat pioston memberbagi tanda kusus semacam tanda IN alias panah. Untuk piston yang ada tulisan IN wajib menghadap ke lubang intake sedangkan piston yang menggunakan tanda panah mengarah ke lubang pembuangan alias exhaust.

Foto diatas adalah diagram lubang yang ada pada ring piston serta wajib kami perhatikan alur letaknya. Sambungan dibagian ring piston tidak boleh segaris, apabila ada tiga ring piston maka sambungan wajib sama dengan jarak 120 derajat.

Apabila ring piston ada 2 maka jarak sambungan antar ring 180 derajat. Untuk pemasangan ring piston jarak sambungan tidak boleh segaris dengan pin piston faktor ini berkegunaaan untuk mencegah kebocoran kompresi.

Untuk ring piston motor 2 tidak biasanya memiliki pengganjal alias spi dibagian alur piston, spi ini wajib di pasang terlebih dahulu sebelum memasang ring piston.

Demikianlah trik serta tutorial pemasangan piston serta ring piston semoga berkegunaaan serta berkegunaaan.